PENGUMUMAN

SELEKSI KOMPETENSI DASAR

Untuk PKP2A II LAN 18 Oktober 2017 berlokasi di Aula Makodam XIV/Hasanuddin, Jl. Urip Sumoharjo, Panaikang, Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel 90233. Selengkapnya ...

PIDATO KEPALA LAN

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Meningkatkan Relevansi LAN dalam Pembangunan Administrasi Negara

(Disampaikan dalam Rangka memperingati 56 Tahun LAN)

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa syukur yang amat dalam kehadirat Allah SWT bahwa dalam usianya yang ke 56 tahun LAN bukan hanya tidak kehilangan relevansinya tetapi justru menjadi semakin eksis dan menjadi bagian dari arus besar reformasi administrasi di Indonesia. LAN mampu menunjukkan bahwa “law of diminishing returen” tidak berlaku dalam sejarah perkembangan Lembaga Administrasi Negara. Sebuah institusi umumnya cenderung menjadi semakin kehilangan relevansinya, ketika usianya menjadi semakin panjang, namun sejarah mencatat bahwa pada usia yang semakin lanjut ini, LAN mampu memperbaharui mandate dan misinya untuk bisa berperan lebih besar dan nyata dalam percepatan reformasi administrasi di Indonesia. LAN secara perlahan namun pasti mampu menjawab berbagai kritik dan kegalauan yang selama ini dimiliki oleh berbagai pihak terkait dengan kontibusinya dam pembangunan administrasi Negara di Indonesia.

Untuk meningkatkan relevansinya, Lembaga Administrasi Negara telah mengambil inisiatif untuk menstransformasi dirinya menjadi sebuah institusi dengan struktur bukan hanya menjadi lebih ramping tetapi juga lebih solid dan terkonsolidasi, ditengah-tengah kecenderungan Kementerian dan Lembaga menjadi semakin terfragmentasi. Perpres 57 Tahun 2013 bukan hanya memberi mandate baru kepala LAN, tetapi juga menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi LAN dan seluruh warganya untuk membuktikan bahwa mandate yang luas dan misi LAN yang lebih banyak dapat dilaksanakan dengan struktur yang lebih efisien. Tentu hal itu menuntut kita semua warga LAN untuk dapat bekerja dengan lebih cerdas, focus pada pencapaian misinya, dan meninggalkan semua kegiatan yang tidak lagi memiliki kontribusi pada pencapaian misi LAN.

Dalam upaya untuk melembagakan budaya birokrasi yang menghargai prinsip meritokrasi, LAN telah melaksanakan uji kompetensi secara terbuka, kompetitif, dan inklusif untuk pejabat eselon I dan II. LAN sejauh ini adalah satu-satunya lembaga dimana semua pejabat eselon I dan eselon II yang ada di Kantor Pusat secara legowo mengikuti serangkaian kegiatan uji kompetensi untuk dinilai kembali apakah yang bersangkutan masih menjadi pilihan terbaik untuk menduduki jabatan yang tersedia sebagaimana diatur dalam Perpres NO. 57/2013. Untuk itu diperkenankan kami dalam kesempatan ini menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua kolega kami terutama pada para pejabat struktural atas dukungannya dalam proses transformasi ini. Keikhlasan saudara adalah bagian yang penting dari catatan sejarah perjalanan LAN.

Sebagai lembaga yang diberi mandate oleh pemerintah menjadi pusat pengembangan administrasi Negara di Indonesia sudah selayaknya LAN bekerja keras untuk dapat menjadi contoh dan rujukan bangsa dalam reformasi administrasi di Indonesia.

Dalam satu tahun terakhir ini kami semua warga LAN bekerja keras bahu membahu melakukan re-orientasi kajian menjadi policy research. Hal ini dilakukan dalam rangka memperkuat peran LAN sebagai policy think tank untuk reformasi administrasi di Indonesia. Kami juga telah mereformasi sistem kediklatan yang kita miliki, termasuk memperbaiki sistem akreditas lembaga penyelenggara Diklat Aparatur sehingga menjadi lebih kredibel. Reformasi sistem diklat dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh Negara untuk mendidik pemimpin para calon pemimpin instansi pemerintah di pusat dan daeragh memiliki konteribusi yang jelas terhadap perbaikan kualitas penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik. LAN sudah menerbitkan peraturan kepala LAN tentang Diklatpim I,II,III dan IV yang baru dan mengatur tentang kurikulum, cara dan media pembelajaran yang akan dipergunakan. Sistim Diklat pembaharuan tersebut dirancang untuk menghasilkan pemimpin perubahan di sector public. Diklat Kepemimpinan Tingkat I pembaharuan telah diterapkan pada tahun 2013. Sedangkan Diklatpim II,III dan IV pembaharuan akan dilaksanakan pada tahun 2014. Semua pembaharuan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya kita mewujudkan “leadership for result”, kepemimpinan yang mampu member kontribusi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, kepada Indonesia yang lebih baik.

LAN juga bekerja keras untuk memperbaharui sistem diklat pra-jabatan. Kami ingin menjadikan diklat prajabatan sebagai instrument yang efektif untuk membentuk generasi baru PNS yang memiliki karakter yang kuat sebagai pemegang profesi, penjaga kesatuan bangsa, dan juga sebagai pelayanan masyarakat. Pelatihan pra-jabatan yang selama ini dianggap kurang begitu penting dan cenderung sekedar dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundangan akan mengalami perubahan yang sangat mendasar karena tujuan, cara, dan media pembelajarannya menjadi sangat berbeda. Tujuan dari pelatihan pra-jabatan bukan hanya untuk membentuk kompetensi, tetapi juga untuk membentuk karakter PNS yang professional, menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN, standar etika publik yang tinggi, dan mengenalkan kepada mereka “public values”. Kita ingin melihat PNS kita di masa depan memiliki komitmen yang tinggi untuk mewujudkan nilai-nilai publik, yang menjadi janji kemerdekaan dan mimpi dari para pendiri bangsa ketika mereka memperjuangkan lahirnya NKRI.

LAN juga sudah memulai mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengkonsolidasikan STIA menjadi “Institute of Civil Service”, atau seringkali juga di banyak Negara disebut sebagai Civil Service Academy, dimana calon pemimpin dan kader pejabat pimpinan tinggi dididik dan dipersiapkan. Untuk mewujudkan World-Class Government, bangsa ini membutuhkan pemimpin sector public yang berkualitas dan mampu memimpin perubahan di lingkungannya. Sebagaimana pengalaman negara-negara lain, pemimpin seperti ini harus sejak awal disiapkan dengan benar, dikenalkan nilai-nilai yang mampu menjadi guidance bagi mereka dalam mengamalkan praktik governance yang baik dan cedas, dan dibentuk secara sistimatik agar memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Jika pengembangannya sekolah kader ini bisa dilakukan hal ini bukan hanya akan menjadi legacy dari pemerintah sekarang, amal jariyah bagi kita semua, tetapi yang lebih penting dari semuanya itu adalah sekolah kader ini akan menjadi tonggak dalam sejarah profesionalisasi dari ASN.

Dalam peringatan HUT LAN ke 56, LAN menyelenggarakan seminar nasional tentang SANKRI untuk percepatan reformasi administrasi di Indonesia. Kami berharap dari seminar ini akan muncul banyak gagasan yang dapat digunakan oleh LAN untuk memperkuat SANKRI dan menjadikannya sebagai basis dalam melakukan reformasi administrasi Negara di Indonesia. Berbagai aspek yang diperlukan dalam penguatan SANKRI seperti nilai-nilai public, kelembagaan, SDM, tata laksana dan interkoneksitas antar berbagai unsure tersebut akan didiskusikan bersama dalam seminar sehari ini. Dari seminar ini kami berharap revitalisasi SANKRI dan peranannya dalam percepatan reformasi administrasi dapat diwujudkan.

Dirgahayu LAN ke 56! Selamat meningkatkan pengabdiannya untuk percepatan pembangunan profesionalisasi Aparatur Sipil Negara.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

 

Kepala

 

Agus Dwiyanto

Kami Disini

Nilai Dasar Kami

 

Mitra Kerja Kami

 

 

 

 
Copyright © PKP2A II LAN 2014. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com