PENGUMUMAN PENTING

Akhir-akhir ini telah beredar penipuan yang mengatasnamakan Kepala LAN atau pejabat LAN lainnya yang meminta sejumlah uang. Dengan ini disampaikan bahwa itu adalah upaya penipuan, mohon semua pihak berhati-hati dan waspada.  Untuk informasi penting, harap menghubungi kami melalui 0411 492080. Terkait ini, lihat juga SE Deputi Bidang Diklat Aparatur LAN

Penyumuman sebelumnya. SE Deputi Bidang Diklat Aparatur LAN

Catatan Dari Forum Kediklatan Indonesia Timur

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

PKP2A II LAN. 9 Maret 2017 Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan PNS se Indonesia timur mulai dari BPSDM Papua, BPSDM Gorontalo, BPSM Sulsel, BPSDM Sulbar, BPSDM Maluku utara, Badan Diklat Regional Kementerian dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Agama, LAN RI, duduk bersama pada kegiatan Forum Kediklatan yang diselenggarakan Oleh Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur II Lembaga Administrasi Negara RI (PKP2A II LAN).

Lembaga Administrasi Negara sebagai Pembina Lembaga Diklat seluruh Indonesia mempertemukan seluruh pihak terkait untuk menghasilkan sebuah keputusan yang akan menjadi rekomendasi arah kebijakan pengembangan Peningkatan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Kedepannya. Turut Hadir Langsung Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, didampingi Kepala PKP2A II LAN Dr. Muhammad Firdaus,.MBA

Forum Kediklatan ini membahas berbagai Isu strategis terkait dengan Fungsi Lembaga Pendidikan yang memiliki peranan cukup besar dalam mengembangkan Kompetensi Aparatur Sipil Negara, dengan jumlah Aparatur Sipil Negara saat ini kurang lebih 4,5 Juta, maka tentunya Peranan ASN menjadi Leading dalam memajukan Birokrasi. Karena itu peningkatan Kompetensi ASN tidak bisa dilepaskan dari metode pengembangan dan pelatihan yang diikutinya.

Hal ini sesuai dengan Fungsi ASN itu sendiri sebagai pelayan publik, Pelaksana Kebijakan Publik, serta Perekat dan pemersatu bangsa, demikian pula dalam Diklat prajabatan ditahun ini istilah diklat prajabatan tidak dikenal lagi dan berganti menjadi Pelatihan kader CPNS. Dan hal ini sesuai dengan amant dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pada pasal 63 ayat (3) dan (4) menjelaskan CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses Diklat terintegrasi untuk membangun integritas, moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme, dan kebangsaan, karekater kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang, Demikian pula dalam diklat manejerial yang bisa dikenal dengan sebutan Diklat kepemimpinan yang diatur dalam Perka LAN Nomor 17,18,19,20 tahun 2015 mengalami perubahan yang cukup signifikan dimana peserta Diklat para ASN yang menduduki jabatan Pimpinan Tinggi di organisasinya digembelang untuk menjadi pemimpin perubaan diorganisasinya, dengan melakukan perubahan. Pengembangan kompetensi ASN tentunya harus sejalan dan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi teknis, Kompetensi Manejerial,serta Kompetensi Social Cultural.

Untuk mencetak ASN yang kompeten maka Peranan Widyaiswara memiliki posisi yang strategis, dalam Permenpan Nomor 22 tahun 2014 tentang Jabatan Widyaiswara, pada pasal 1 butir 3 disebutkan secara Detail mengenai Widyaiswara yang memiliki Tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melakukan Dikjartih yakni mendidik, mengajar, melatih Aparatur Sipil Negara untuk memiliki Value added (nilai tambah). Ditambah lagi dengan Tugas untuk melakukan evaluasi pada lembaga Diklat, Peranan Widyaiswara cukup besar dalam mewujudkan Birokrasi kelas Dunia.

Meningkan kompetensi ASN tentunya harus dibarengi dengan perbaikan Karakter, ASN pada saat ini bisa dikatakan rata-rata memiliki kecerdasan yang cukup tinggi, hal ini bisa dilihat dari sitstem penerimaan ASN yang menggunakan sistem CAT, serta backround ASN yang rata –rata bergelar akademik S1. Namun masalah korupsi seperti Suap, Pungli tetap saja menjadi persoalan yang kadang dijumpai dalam pelayanan Birokrasi. Meningkatkan kompetensi ASN tidak hanya cukup pada peninngkatan Kognitif akan tetapi lebih diarahkan pada peningkatan Karakter.

Peranan Lembaga diklat untuk mengembangkan dan mencetak  ASN yang berkarakter, jujur, berintegritas merupakan tugas utama Lembaga Diklat termasuk widyaiswara yang terlibat dalam proses penyelenggaraan tersebut,

Kedepannya juga mengenai eksistensi widyaiswara harus semakin diperkuat secara kelembagaan atau organisasi, karena tugas widyaiswara adalah mendidik, mengajar maka baiknya fungsi widyaiswara harus dibuatkan payung hukum seperti halnya guru dan dosen yang dipayungi oleh Undang-undang 14 tahun 2015 tentang gutu dan dosen, maka widyaiswara sudah seharusnya diberikan payung hukum UU dalam melaksanakan profesinya , jika guru dosen bersentuhan dengan generasi penerus bangsa, sebaliknya widyaiswara bersentuhan langsung dengan pelaku bangsa dalam hal ini Aparatur sipil Negara sebagai Pelayan publik.( Wi Muda Edi Abdullah)

Login Form

Survei Pelayanan

view.jpg

Bantu kami melayani anda lebih baik 

 

 

Video Terbaru

 

Quote of the Day

"Saya memulai sesuatu saat orang lain meninggalkannya" - Thomas Alpha Edison (1847-1931)

"Seorang yang tak pernah membuat kesalahan, dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru" - Albert Einstein 

Kami Disini

Nilai Dasar Kami

 

Mitra Kerja Kami

 

 

 

 
Copyright © PKP2A II LAN 2014. All rights reserved.
Designed by olwebdesign.com