Efektivitas Pembelajaran Nilai-Nilai BerAKHLAK terhadap Learning Engagement dan Employee Engagement Studi Kasus di Papua Barat Daya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran nilai-nilai BerAKHLAK terhadap learning engagement dan employee engagement pada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Papua Barat Daya. Nilai-nilai BerAKHLAK(Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) diperkenalkan sebagai landasan karakter ASN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap tiga fasilitator dan enam alumni pelatihan dasar (latsar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif seperti permainan, diskusi kelompok, problem-solving, dan roleplay memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama proses pelatihan. Selain itu, kesiapan fasilitator dan pemanfaatan teknologi pembelajaran turut memperkuat engagement, meskipun keterbatasan infrastruktur, terutama di wilayah terpencil, menjadi hambatan serius bagi pembelajaran daring. Pendekatan blended learning dinilai sebagai alternatif yang dapat mengatasi sebagian tantangan tersebut. Secara umum, pembelajaran nilai-nilai BerAKHLAK terbukti berkontribusi pada peningkatan learning engagement yang berdampak pada penguatan employee engagement di tempat kerja. Namun demikian, keberlanjutan dampak tersebut memerlukan dukungan dari pimpinan dan rekan kerja, serta tersedianya panduan aplikatif dalam implementasi nilai-nilai tersebut. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan peran fasilitator melalui pelatihan teknologi, penyediaan materi dalam format digital dan cetak, serta adaptasi pembelajaran terhadap kondisi geografis dan akses teknologi. Hasil ini menunjukkan pentingnya investasi berkelanjutan dalam strategi pembelajaran nilai-nilai BerAKHLAK untuk memperkuat keterlibatan ASN secara berkelanjutan.




