Policy Spillover: Analisis Jaringan Dampak Kebijakan Makan Siang Bergizi Gratis terhadap Sektor Pertanian
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan makan siang bergizi gratis yang dirancang oleh pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terhadap sektor pertanian di Indonesia, khususnya dari perspektif efek spillover. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan pendidikan anak melalui penyediaan makanan bergizi, namun implikasinya meluas ke sektor lain seperti pertanian, rantai pasokan, dan anggaran negara. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi potensi dampak positif dan tantangan yang muncul, termasuk risiko ketergantungan pada program serta pengaruhnya terhadap keberlanjutan ekonomi petani. Metode yang digunakan adalah studi kasus komparatif dan analisis jaringan, dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen kebijakan, artikel terkait, serta studi kasus komparatif. Data diolah menggunakan perangkat lunak NVivo, yang memungkinkan pengkategorian data ke dalam node berdasarkan tema kebijakan, sektor pertanian, rantai pasokan, dan kesejahteraan petani. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola hubungan antar tema, sementara visualisasi jaringan memetakan pengaruh kebijakan terhadap sektor-sektor terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memiliki efek spillover signifikan terhadap sektor pertanian, termasuk peningkatan permintaan produk lokal, penguatan pasar petani, serta dorongan terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Namun, tantangan seperti fluktuasi harga, kebutuhan infrastruktur, dan dampak lingkungan menjadi perhatian utama. Untuk memaksimalkan manfaat, diperlukan perencanaan matang, diversifikasi pasar, serta dukungan kapasitas bagi petani. Dengan demikian, kebijakan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan jika didukung dengan strategi mitigasi risiko yang tepat.