Uji Kompetensi JFAK, LAN RI Perkuat ASN Indonesia Timur
Makassar – Di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemerintah daerah untuk menghasilkan kebijakan yang presisi dan terukur, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyelenggarakan uji kompetensi bagi 25 analis kebijakan dari berbagai wilayah Indonesia Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada 4–5 Maret 2026, merupakan bagian dari strategi institusional untuk memastikan setiap rekomendasi kebijakan publik dirumuskan melalui pendekatan analitis yang sistematis dan berbasis bukti. Fasilitasi kegiatan ini dilakukan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI.
Uji kompetensi tersebut dirancang untuk menilai pemenuhan standar jabatan fungsional Analis Kebijakan, baik dalam konteks pengangkatan pertama maupun peningkatan jenjang karier. Para peserta berasal dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di kawasan Timur Indonesia, termasuk Bali, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat, mencerminkan kebutuhan yang semakin luas terhadap kapasitas analisis kebijakan yang profesional di tingkat daerah.

Komposisi peserta terbanyak berasal dari Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan jenjang yang diikuti, tercatat lima peserta mengikuti uji kompetensi Analis Kebijakan Ahli Pertama dan tiga peserta pada jenjang Analis Kebijakan Ahli Muda.
Instrumen Penjaminan Mutu Profesionalitas Analis Kebijakan
Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, M.Si., menegaskan bahwa uji kompetensi merupakan mekanisme penjaminan mutu profesionalitas ASN di bidang kebijakan publik.
“Uji kompetensi ini merupakan mekanisme akuntabilitas untuk memastikan setiap analis kebijakan memiliki kapasitas analitis, ketajaman konseptual, dan integritas profesional dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di pemerintahan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses uji kompetensi akan berlangsung selama dua hari dengan standar penilaian berbasis kompetensi.
“Saya meminta seluruh peserta mempersiapkan diri secara optimal. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh peningkatan jenjang jabatan, tetapi juga menjadi representasi profesionalisme LAN di daerah masing-masing. Sampaikan praktik baik yang diperoleh di sini dan berikan masukan untuk perbaikan berkelanjutan,” pungkasnya seraya menegaskan komitmen LAN dalam menjaga standar integritas dan objektivitas penilaian.
Varian Tahapan Uji
Pelaksanaan uji kompetensi mencakup penilaian portofolio, ujian tertulis penyusunan policy brief, serta wawancara kompetensi. Sebanyak 12 peserta mengikuti ujian tertulis setelah pembekalan teknis.
Wawancara dilaksanakan pada keesokan hari, Kamis (5/3) di Ruang Prajudi dengan tim penguji yang terdiri atas Kepala Pusjar SKMP bersama Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si. Tahapan ini difokuskan pada pengujian kapasitas analisis kebijakan, konsistensi metodologis, serta kedalaman pemahaman terhadap isu-isu strategis pemerintahan, termasuk perencanaan pembangunan daerah dan evaluasi kebijakan sektoral.
Ketua Tim Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan, Satria Eka Trilaksana, S.IP., M.A.P., pada pembekalan teknis, menegaskan bahwa uji kompetensi dirancang untuk memastikan kesesuaian antara jenjang jabatan yang dilamar dengan standar kompetensi yang berlaku.
“Uji kompetensi ini merupakan ekspektasi instansi sesuai jenjang jabatan yang dilamar. Materi yang diuji meliputi identifikasi masalah, formulasi, implementasi, dan evaluasi kebijakan, serta advokasi kebijakan untuk jenjang madya. Peserta diminta merefleksikan praktik yang telah dilakukan di unit kerja masing-masing karena itulah yang akan digali oleh penguji,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa hasil uji kompetensi akan disidangkan dan dituangkan dalam surat rekomendasi kepada instansi dengan masa berlaku dua tahun sejak dinyatakan lulus.“ Apabila dalam periode tersebut belum dilakukan pengangkatan, peserta wajib mengikuti uji kompetensi kembali,” tegas Satria.
Komitmen Penguatan Ekosistem Kebijakan Publik Daerah
Salah satu peserta, Wahyuni Syam, S.A.P., dari Biro Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus alumni Politeknik STIA LAN Makassar, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Hari pertama membuat standar kompetensi Analis Kebijakan menjadi jelas dan terukur, dari perumusan masalah hingga rekomendasi berbasis eviden,” ujar Wahyuni kepada Tim Humas Pusjar SKMP Lembaga Administrasi Negara, seraya menilai Uji Kompetensi berlangsung tertib, serta memperkuat kapasitas profesional di pemerintah daerah.
Melalui penyelenggaraan uji kompetensi di wilayah Timur Indonesia, LAN memperluas akses pengembangan karier ASN sekaligus memperkuat ekosistem kebijakan publik di daerah.
Uji kompetensi ini merupakan wujud komitmen LAN dalam membangun ASN Kompeten guna mendukung Kesejahteraan Rakyat. Setiap proses pengembangan aparatur diarahkan agar kinerja pemerintahan semakin berbasis bukti, berorientasi hasil, dan memberikan manfaat nyata bagi publik.
Dengan semangat Bigger, Smarter, Better, LAN terus menumbuhkan aparatur yang adaptif, cerdas, dan berdampak bagi kemajuan tata kelola pemerintahan.
Adekamwa – Humas Pusjar SKMP LAN




