Home Sejarah

Sejarah

Pimpinan dan Sehat Mahasiswa Akademi Administrasi Niaga Negara (AANN) Ujing Pandang dalam suatu rapat pada pertengahan Oktober 1966, membahas secara serius tentang kelanjutan studi para alumni AANN untuk sampai pada tingkat sarjana lengkap (S1).

Dalam rapat disebut pula dengan perhatian mengenai Tim penerbit Administrasi dan Apratur pemerintah (PAAP) yang dibentuk oleh President Suharto. Langkah tersebut merupakan langjah yang sangat strategis dalam menerapkan kebijakan untuk menerbitkan dan menyempurnakan Administrasi dan aparatur pemerintah yang banyak kekurangan dan kelemahan pada waktu itu.

Tim PAAP yang pimpin oleh Dr. Awaluddin Djamin, menteri tenaga kerja cabinet ampera telah meneliti dan mengkai hal-hal yang berkaitan dengan tugasnya serta berhasil memberikan saran dan pertimbangan sehingga terbit surat keputusan Presidium cabinet Ampera Nomor 15 dan Nomor 75 tahun 1966 yang mengatur pokok-pokok prganisasi Depertemen dan Azas-azas organisasi dan menajemen Pemerintah yang efisien, efektif dan rasional. Hal ini merupakan titik tolak untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan Administrasi selanjutnya baik unsure kelembagaannya maupunfungsi ketetalaksanaannya dan kepegawaiannya.

Berdasarkan pertimbangan itu maka rapat berkesimpulan perlu memperuangkan berdirinya perguruan tinggi Dinas Ilmu Administrasi Republik Indonesia (PT DIAN), perguruan tinggi kedinasan pada Lembaga Administrasi Negara Republik Indoneisa ( LAN RI ) di ujung pandang. Dengan PT DIAN diharapkan akan menghasilkan sarjana administrasi yang berkualitas sekaligus pegawai negri yang handal yang profesional serta penuh semangat pengabdian pada bidang tugasnya. Untuk terselenggaranya hal tersebut maka dibutuhkan panitia yang diketuai oleh Rrs. A> T> Makobombang dengan anggota Drs. M. isya Samsu, Drs, Saleh Hamdani, A. Muin kulle, Ahmad Rahman, B. Amirullah, Rady Naba, M. Azia Rahim, dan A. Mappatunru.

Awal Desember 1966, panitia memulai Tugasnya dengan menemui Mayjen Pol. Drs. Tjoek Soejono Soemodiredjo, MPA Direktur LAN RI pada saat itu. Pada pertemuan tersebut disetujui untuk berdirinya PR DIAN di Ujung Pandang. Persetuuan LAN pusat ini ditindak lanjuti dengan pertemuan TIM LAN RI yang terdiri atas Dr. Buchari Zainun, Drs.Ishaq Dai, MPA, dan Soemantri SH datang ke Unjung Pandang memenuhi undangan Panitia. Gubernur Daerah tingkat  I Sulsel, Kol. Ahmad Lamo, maupun Walikota madya Dati II Ujung Pandang Letkol. M. Dg. Patompo pada waktu itu menerima Tim LAN RI, dan Dalam pembicaraan meyakinkan kepada Tim bahwa LAN dan PT DIAN yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam penyempurnaan dan pemgembangan Administrasi dan Aparatur Pemerintah di Daerah Sulawesi Selatan.

Letkol. M. Dg. Patompo pada waktu itu menerima Tim LAN RI, dan dalam pembicaraan menyakinkan kepada Tim bahwa LAN dan PT DIAN yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam penyempurnaan dan pemgembangan Administrasi dan Aparatur Pemerintah di Daerah Sulawesi Selatan.

Sambil menanti keputusan definitive mengenai mutasi dan pengangkatan pejabat-pejabat baru, direktur LAN RI untuk sementara menetapkan pejabat pelaksana tugasCabang LAN SulSel/PT DIAN Filian Ujung Pandang, yaitu: Drs. M isya Samsu; Drs. Chaeruddin Burhan ; Rady Naba. BBA; Harun Mokobombang; Drs. A. Mappasuki dan Drs. M. Yusuf Saleh.

Pada mulanya Cabng LAN Sulawesi Selatan/PT DIAN Gilian Ujung Padang ini berkantor di gedung bekas sekolah Tiong Hoa dialan Timur No. 74 A. pada waktu itu sudah dimulai kegiatan penerimaan Mahasiswa Baru, walaupun sesuai jadwal kegiatan Proses belajar mengajar baru mulai perkuliahan pada tanggal 1 April 1968 dengan umlah mahasiswa 125 orang.

Dalam keadaan yang serba sederhana, didayaguanakan apa yang dimiliki untuk mendukung tugas-tugas LAN?PT DIAN Ujung Pandang untuk melangkah maju saat itu.

Kemudian pada tahun 1990 fungsi dan peran LAN/PT DIAN Filian di petajam. Melalui surat keputusan ketua LAN nomor 1202/IX/6/4/1990, LAN perwakilan Sulawesi Selatan mengembangkan Fungsi antara lain: (a) membantu dan memberikan pelayanan, perbaikan dan penyempurnaan Administrasi Pemerintah Di Daerah, (b) melaksanakan penelitian dan pengembangan, konsultasi Administrasi serta pertukaran informasi dalam bidang Administrasi; (c) melaksanakan kegiatan Ketatausahaan; (d) lain-lain yang ditetapkan oleh ketua LAN.

Seriring dengan perkembangan waktu, LAN Perwakilan Sulawesi Selatan berkembang Pesat, dari segala segi pencapaian kemajuan, tugas penelitian, pengkonsultasian dak kediklatan umumnya sukses. PT DIAN Filian Ujung Pandang yang kemudian menjadi STIA yang Alumninya tersebar mengabdi di berbagai instansi Pemerintah dan perusahaan-perusahaan milik Negara/Daerah. Mereka telah menjadi Sarjana Administrasi yang berkualitas sekaligus sebagai unsure Aparatur Pemerintah yang handal dan Profesional seperti yang di cita-citakan oleh para pendiri perwakilan LAN/PT DIAN filian Ujung Pandang.

Tanggal 20 Maret 2001 terjadi perubahan yang signifikan pada LAN Perwakilan RI melalui Surat keputusan Kepala LAN nomor 171/IX/4/2001 tentang organisasi dan tata kerja LAN, Maka LAN Perwakilan SulSel berubah Nama dan Fungsi menjadi Pusat kajian dan Diklat Aparatur II Makassar (PKDA II) yang tugas pokoknya adalah menyelenggarakan kajian serta pendidikan dan pelatihan aparatur nrgara sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara.