Home Galeri Foto Pembukaan Pelatihan PKN II Angkatan VIII Daring

Pembukaan Pelatihan PKN II Angkatan VIII Daring

37
0

Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Dr. Adi Suryanto, M. Si, membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VIII pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2020. Pembukaan yang dilakukan secara virtual ini dihadiri oleh segenap pejabat struktural dan fungsional di lingkup Puslatbang KMP, peserta pelatihan beserta pimpinan instansi pengirim, beserta fasilitator pelatihan. Dalam laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN, Dr. Andi Taufik, M. Si, sebanyak 54 orang peserta turut serta dalam pelatihan ini yang berasal dari instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama sekitar 4 bulan hingga bulan September 2020 dengan metode pembelajaran jarak jauh.

Dalam arahannya, Kepala LAN RI memberikan apresiasi kepada Kepala Puslatbang KMP beserta jajarannya atas usahanya dalam menyelenggarakan pelatihan di masa pandemi Covid-19 saat ini. PKN Tingkat II yang awalnya didesain dalam bentuk blended learning dilaksanakan dengan metode distance learning selama masa pandemi sehingga peserta tetap bisa mengikuti pelatihan meskipun tanpa tatap muka. Berubahnya metode pembelajaran ini diharapkan dapat berlangsung efektif dengan ditopang oleh komitmen dan komunikasi yang baik antara peserta, penyelenggara dan fasilitator pelatihan. Pelaksanaan PKN Tingkat II juga akan menghasilkan sebuah komunitas pembelajar dalam hal inovasi di bidang sektor publik.

“Melalui PKN Tingkat II ini, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin yang tidak hanya mampu berubah, namun juga mampu memimpin perubahan. Jika dulu pemimpin lebih banyak abai terhadap masalah yang terjadi di organisasinya, maka sekarang pemimpin harus menguasai masalah bahkan sampai ke detailnya. Pemimpin harus bisa memetakan masalah, mencari solusi dan alternatif, dan melakukan inovasi untuk menyelesaikan masalah. ASN tidak boleh bekerja mengandalkan rutinitas dan harus keluar dari kebiasaan lama. Semangat dan keyakinan juga harus diberikan kepada staf maupun stakeholder sehingga inovasi dapat terus dihasilkan,” tambah Dr. Adi Suryanto, M. Si.

Menutup arahannya, Kepala LAN RI mengingatkan kepada peserta bahwa keberhasilan dalam melakukan perubahan bukanlah hal yang bersifat seketika. Perubahan membutuhkan perjuangan, ikhtiar, istiqomah dan kepercayaan diri. Untuk itu diperlukan strategi komunikasi yang baik dalam meyakinkan banyak orang untuk turut serta dalam inovasi dan perubahan yang akan dibuat, sehingga akselerasi perubahan dan peningkatan daya saing birokrasi Indonesia dapat terwujud. Kepala LAN RI juga berpesan kepada peserta dan penyelenggara untuk tetap menjaga kesehatan di masa yang tidak menentu seperti sekarang ini.